Selasa, 17 Juli 2012

Official Video -Ikhwan Genit-

Banyak yang menilai bahwa lagu Ikhwan Genit yang kita luncurkan itu tidak mengandung sisi pembelajaran dan semangat Islami.

Padahal setiap lagu yang kami tulis terinspirasi dari kejadian sosial disekitar kita. Termasuk Ikhwan Genit. Yang ternyata ini banyak terjadi disekitar kita tapi hanya sedikit orang yang menyentuhnya dengan anggapan tabu dan sebagainya.

Referensi Ikhwan Genit :
http://rangeradith.wordpress.com/2011/04/23/ciri-ciri-ikhwan-genit/
http://pacaranislamikenapa.wordpress.com/2010/06/01/akhwat-modis-ikhwan-genit/
http://id.shvoong.com/books/guidance-self-improvement/1942340-akhwat-modis-ikhwan-genit/


http://www.voa-islam.com/teenage/smart-teen/2011/08/18/15804/jadi-ikhwan-jangan-genit/
http://www.infogue.com/viewstory/2010/09/30/ciri_ciri_ikhwan_genit_renungan_untuk_para_ikhwan_/?url=http://saatnyasantai.blogspot.com/2010/09/ciri-ciri-ikhwan-genitsebuah-renungan.html
http://melati-asih.web.ugm.ac.id/2008/12/06/ikhwan-genit/
http://idrusfirmansyah.multiply.com/journal/item/72/Hati2-dengan-Ikhwan-Genit-Mengajak-Taaruf-Ga-Jelas?&show_interstitial=1&u=%2Fjournal%2Fitem

Maka dengan segala resiko yang ada dan sumber daya manusia yang ada, kita memberanikan diri untuk membuat video klipnya. Dengan tujuan agar masyarakat lebih bisa mendeteksi keberadaan Ikhwan Genit.

Dan Berkat bantuan Bang Novrian Fajar akhirnya Video klip Ikhwan Genit bisa diwujudkan dengan sangat menarik.

Kata katanya lebay amat yaa ?
Oh itu. Bagaimanapun juga dakwah lewat dunia multimedia itu mau gak mau harus ada muatan entertaimentnya akh..

-lompat pagar, bom disebar.-

 Maka di akhir rapp kami sisipkan "Ini cuma rapp game" maksudnya kata-katanya agak lebay dikit karena memang kebutuhan rapp. Dan Kami juga sudah menyisipkan minta maaf diawalnya "Kami Mohon maaf ada yang kagak nyaman" :)

Wallaahu a'lam bishowwab

1 komentar:

  1. Yang penting sudah menyampaikan pesan dakwah, tentang tanggapan orang ... ambil saja sebanyak-banyak positifnya, yang lebih penting pesan dakwah itu harus merubah dari diri penyampainya.
    Teruslah berkarya di jalur dakwah.

    BalasHapus